Adab Bertamu & Sms – Let’s Become Elegant Fans 2 13


Awal tahun ini saya pernah menulis [Renungan] Let’s become Elegant fans di Multiply saya. Saya sarankan Anda membaca baik-baik artikel sebelumnya sebelum masuk ke artikel ini. Artikel kali ini di khususkan buat pecinta dunia dubbing Indonesia. Tapi sebenarnya juga berlaku bagi fans-fans idol-idol lainnya.

Bagaimana? Anda sudah membaca [Renungan] Let’s become Elegant fans? Kalau sudah, mari kita lanjut membaca.

Kesimpulan sederhana dr artikel tersebut kurang lebih :

Menjadi fans elegant berarti :

1. Menghargai idol kita sebagai ‘manusia biasa’ yg butuh PRIVASI
2. Stay cool
3. Banyak melakukan sesuatu untuk idol kita tanpa menuntut untuk terus diperhatikan (meski ga munafik kalau diperhatikan rasanya pasti selangit).

Kenapa PRIVASI saya caps dan saya beri warna merah? Karena masalah ini yang paling sering meresahkan dan menganggu idola-idola.

Menurut Wikipedia,

Privacy (from Latin: privatus “separated from the rest, deprived of something, esp. office, participation in the government”, from privo “to deprive”) is the ability of an individual or group to seclude themselves or information about themselves and thereby reveal themselves selectively. The boundaries and content of what is considered private differ among cultures and individuals, but share basic common themes.

Intinya, Privasi adalah BATAS yang bisa diberikan seseorang untuk membuka sesuatu tentang yang mereka punya kepada orang lain.

Tidak semua orang punya BATAS yang lebar. Beberapa memiliki BATAS yang cukup sempit. hal ini tentu saja privacy bagi mereka sangat krusial.

Dan saat BATAS tersebut dilanggar, maka akan menimbulkan rasa TIDAK NYAMAN bahkan bisa saja menimbulkan rasa TIDAK SUKA pada sang pelanggar.

Dalam hal ini saya akan membahas secara khusus tentang cara menjaga privasi dalam DUA hal.

1. SAAT MENGIRIM PESAN
2. SAAT BERTAMU

A. SAAT MENGIRIM PESAN

Saya sering kali mendengar banyak dubber-dubber juga artist-artis yang saya kenal mengeluh tentang betapa terganggunya mereka dengan banyaknya telepon dan sms yang masuk dari fans-fans mereka.

Saat kita berhasil memiliki nomer telp dan alamat rumah idola kita, bukankah itu suatu kebahagiaan tak terkira? Tapi saat kebahagiaan itu malah berbalik menjadi sikap obsesif, itu akan membuat idola kita menjauh. The worst case, MEREKA GANTI NOMER! Sudah banyak dubber-dubber yang saya tau akhirnya ganti nomer HP gara-gara itu.

Kasus paling baru yang saya terima adalah seorang pemilik studio dubbing yang mendapati sms yang kurang lebih isinya MEMINTA agar dubber favoritenya mengisi sebuah peran di drama Korea baru di sebuah stasiun Tv. Kalau hanya sekali atau dua kali sih mendingan. Tapi dari yang saya dengar, beliau menerima 15-20 sms bernada sama dr nomer2 berbeda yang mengatas namakan dirinya “Fans Film Series Korea” atau “Fans Dubber” namun tanpa berani menyebutkan nama.

Tentu saja beliau merasa terganggu. Karena bisa saja dia jadi malas membuka HP, dan justru melewatkan sms penting gara-gara si fans yang tidak tau adab ber sms.

Ada banyak hal yang mungkin si “Fans Dubber” TIDAK TAHU mengenai proses pemilihan seseorang dubber untuk mendubbing film tertentu. Tidak berarti dengan meng-sms pemilik studio berarti BISA menentukan siapa yang akan menjadi pemern utama di film tertentu. Banyak proses dan pertimbangan yang harus dilakukan. Saya tidak akan menjelaskan itu di sini karena saya sendiri belum pernah ikut proses casting dubber.

Tapi pada intinya, FANS TIDAK BERHAK menentukan APAPUN tentang PEKERJAAN idola mereka. Apalagi mencampuri urusan pekerjaan mereka. Memberi masukan boleh saja, tapi tentu saja sesuai dengan adab dan kesopanan yang berlaku.

Ini yang bisa saya tarik kesipulan ttg tata krama sms/telepon

1. Sms lah dg bahasa yang mudah dimengerti dan SOPAN. Idola kita kebanyakan berusia lebih tua. Berbahasalah yang sopan dan nyaman dibaca.
2. Jika kita yang butuh informasi, jgn membebani idola kita dg meng-sms mereka bolak balik dan menyita pulsa mereka. Sms dan tanyakan kapan waktu mereka kosong untuk bisa di telepon
3. SMS dan Telepon lah seperlunya. Mereka juga bekerja dan punya kegiatan lain disamping mengurusi fans-fansnya. respect them and they will respect us.

Itulah meskipun saya punya BANYAK nomer telepon dubber Indonesia, saya SANGAT-SANGAT jarang sms mereka kecuali saat-saat khusus. Bukan berarti saya tidak suka dengan mereka dan cuek dengan mereka. Tapi krn saya menghormati privacy mereka.

B. SAAT BERTAMU

Meskipun saya punya banyak alamat studio dubbing, saya tidak sembarangan pergi ke studio dubbing. Bahkan saat saya tahu rumah idola saya di Bintaro dan di jakarta Selatan yang notabene deket dengan rumah saya, sampai detik ini saya masih belum mampir ke sana. Kenapa? Karena saya ga ingin mengganggu.

Saya menerima banyak keluhan dari para dubber atas beberapa orang yang kerap datang ke studio dubbing tanpa ijin dan menganggu proses dubbing yang sedang berjalan. Bahkan ada yang berani membuka-buka file di komputer yang BUKAN hak nya.

Bisa-bisa ke depannya ga ada studio yang mau menerima orang luar datang lagi (JANGAN SAMPE DEH!)

Karena itu, saya menuliskan ttg ADAB BERTAMU. karena saya seorang muslim, saya akan menulis adab bertamu sesuai tuntunan Rasulullah Muhyammad SAW. Tapi pada prinsipnya, semua bisa mengikuti kok.

1.  Jika seorang tamu datang bersama orang yang tidak diundang, ia harus meminta izin kepada tuan rumah dahulu, sebagaimana hadits riwayat Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu:

“Ada seorang laki-laki di kalangan Anshor yang biasa dipanggil Abu Syuaib. Ia mempunyai seorang anak tukang daging. Kemudian, ia berkata kepadanya, “Buatkan aku makanan yang dengannya aku bisa mengundang lima orang bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Kemudian, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengundang empat orang yang orang kelimanya adalah beliau. Kemudian, ada seseorang yang mengikutinya. Maka, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, “Engkau mengundang kami lima orang dan orang ini mengikuti kami. Bilamana engkau ridho, izinkanlah ia! Bilamana tidak, aku akan meninggalkannya.” Kemudian, Abu Suaib berkata, “Aku telah mengizinkannya.”” (HR. Bukhari)

“Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memasuki rumah-rumah Nabi kecuali bila kamu diizinkan untuk makan dengan tidak menunggu-nunggu waktu masak makanannya! Namun, jika kamu diundang, masuklah! Dan bila kamu selesai makan, keluarlah kamu tanpa memperpanjang percakapan! Sesungguhnya yang demikian itu akan mengganggu Nabi. Lalu, Nabi malu kepadamu untuk menyuruh kamu keluar. Dan Allah tidak malu menerangkan yang benar.” (Qs. Al Azab: 53)

Intinya, kalau mau bertamu, mintalah ijin terlebih dahulu. Jangan main nyelonong datang. Apalagi studio dubbing adalah TEMPAT KERJA bukan rumah biasa. Jangan-jangan kedatangan kita justru menganggu.

2. Hendaknya seseorang berusaha semaksimal mungkin agar tidak memberatkan tuan rumah, sebagaimana firman Allah ta’ala dalam ayat di atas: “Bila kamu selesai makan, keluarlah!” (Qs. Al Ahzab: 53)

Begitu sudah mendapat apa yang diinginkan, segeralah pulang. Misalnya, setelah saya puas foto-foto referensi ruangan studio, saya akan pamit pulang supaya tidak menganggu lebih jauh lagi.

3. Sebagai tamu, kita dianjurkan membawa hadiah untuk tuan rumah karena hal ini dapat mempererat kasih sayang antara sesama muslim,

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Berilah hadiah di antara kalian! Niscaya kalian akan saling mencintai.” (HR. Bukhari)

Hal ini tidaklah wajib. Namun alangkah baiknya jika dilakukan. Kita sudah akan merepotkan mereka, maka ada baiknya kita membawa hadiah sekedar ucapan terima kasih. Bukan harga yg dinilai, tp keihklasan dalam memberi ^^

4. Tidak mengusik barang pribadi tuan rumah. Kita sebagai tamu harus menghargai privasi sang tuan rumah. jangan mentang-mentang sering datang kemudian merasa studio jadi milik sendiri. Kecuali diijinkan, JANGAN SEKALI-KALI melakukan hal yang tidak perlu. Masuk-masuk ke ruangan lain, membuka lemari naskah, melihat-lihat file komputer dll.

*******************************

Ingat… kita BUKAN dubber!!

Meski kita ingin menjadi dubber dan mengaggumi mereka, bukan hak kita untuk ikut campur urusan mereka saat ini.

Memberi masukan tentang kualitas dubbing diperbolehkan, memberi koreksi tentang translate juga diperbolehkan. Tapi tetap dengan mengingat norma kesopanan dan kita tau saran kita sebaiknya dialamatkan kemana.

Saya sering mendapati orang-orang salah alamat. Menghina dubber-dubber karena film yang disukai SALAH TERJEMAHAN. Memperhatikan kemana kita melayangkan kritik dan saran akan membuat kritik dan saran kita lebih mengena.

Dan bagi yang ke studio dubbing, mohon perhatikan adab bertamunya. Karena apa yang kita lakukan bisa saja berimbas pada orang lain. Bisa saja karena p[erbuatan kita yang tidak menyenangkan bagi pemilik studio dubbing, membuat orang lain tidak boleh lagi asuk ke studio dubbing.

Smoga ke depannya para fans di Indonesia (terutama fans Dubbing) bisa mengerti, kalau tetap ada wilayah yang tak bisa dimasuki kita sebagai fans.

Respect them, and they will respect us!

Other useful article : [Renungan] MENCINTAI_tak_selamanya_HARUS_memiliki

 

(komikku ttg dubbing yg masih pending gara2 banyak perubahan dan peristiwa)

 

Incoming search terms:

  • adab bertamu (17)
  • naskah drama norma kesopanan (10)
  • adab bertamu dan menerima tamu (10)
  • www naskah drama belajar tentang adab menerima tamu com (1)
  • contoh drama adab bertamu (1)
  • contoh drama menerima tamu (1)
  • drama bertamu dan menerima tamu yg tidak sopan 4 orang (1)
  • drama lucu tentang bertamu dan menerima tamu 4 orang (1)
  • konsep drama adab bertamu (1)
  • narasi drama adab bertamu (1)
Be Sociable, Share!

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

13 thoughts on “Adab Bertamu & Sms – Let’s Become Elegant Fans 2