Untuk Bungaku


UNTUK BUNGAKU

Bait yang kau torehkan dalam kalbu
Menghantarkanku pada sebuah prosa indah
Irama syahdu yang terlantun
Membuat jantungku berdesir getir

Mimpikah aku tuk memilikimu?
Dalam jalinan asa yang terajut kuat
Kan kugenggam tanganmu tanpa lelah
Bergandengan tuk menganyam hari esok….

Pikirku tak juga mengerti
Mengapa benang merah itu tak kunjung terjalin
Tak cukupkah rasa melandasi?
Tak cukupkah pengorbanan kulalui?

Sejauh apapun aku bersembunyi bersamamu
Secepat apapun aku berlari membawamu
Rantai takdir tetap menyeret kembali
Mencambuk kita tuk terluka kembali

Kaupun menyerah dalam tangis
Akupun tertunduk tanpa daya
Menyaksikan bungaku terbang ke istana
Tuk membeku…. ditemani dinginnya salju
(untuk Wang Yi dan Meng Lei dari film serial silat
Mandarin Blade Heart eps 17. Eps yang membuat aku banjir air mata)

*Dipandang dr sudut pandang Meng Lei*

Itu dr film Blade Heart keluaran TVB Hongkong. Wang Yi itu anak perempuan kandung dr Wang Xi. Sementara Meng Lei itu anak kandung juga dr Wang Xi. Mereka Sodara seibu cuman beda ayah.

Nah… si Meng Lei sama Wang Yi saling jatuh cinta tanpa tau kalau mereka itu sebeneranya sodara 1 ibu. Ibunya jg telat nyadarnya. Soalnya dikirain Meng Lei udah mati.

Githu deh. Akhirnya mereka dipisah paksa tanpa dikasih penjelasan kenapa mereka dipisahkan.

Aku sedih aja pas nonton eps 17 nya (banjir air mata). Makanya ngebuat puisi itu.

Be Sociable, Share!

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *