Cosplay Hijab versus Cosplay Wig ala Shireishou 15


Aku sebenernya males kalau udah ngikut-ngikut komen soal drama di komunitasku [apapun itu]. Tapi entah mengapa, tiap ada kontroversi soal Jilbab cosplay, aku ter-summon dengan tidak indahnya [plak]. Jadi sekalian deh, aku membangkitkan blogku yang udah di alam kubur untuk kembali ditulisi.

Ya ampun … sudah lama aku nggak nulis di kategori renungan cosplay

WARNING :

1. Saya cuman pensiunan cosplayer yang setahun 1x cosplay aja susah payah
2. Saya hanya seorang
muslimah biasa-biasa aja. Masih jauh dari istilah ‘muslimah sejati’
3. Apa yang saya tulis di sini bersifat
SUBJEKTIF dan BUKAN merupakan paduan kebenaran sejati.
4. Segala yang
salah dari saya pribadi, dan benar hanya dari Allah SWT.
5. Saya menulis BUKAN untuk menghakimi. Saya hanya SHARING pendapat saya secara pribadi.

Kalau sudah membaca warning di atas, dan nekat membaca tulisan saya, tolong jangan protes.

Beberapa kalimat aku copas dari curhatanku di twitter pribadiku akhir 2014 lalu.

Sebelum itu, yuk bahas, kewajiban muslimah yang satu ini

QS. Al-A’raf: 26, “Hai anak Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutup auratmu dan pakaian indah untuk indah untuk perhiasan. Dan pakaian taqwa itulah yang paling baik. Yang demikian itu adalah sebagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah, mudah-mudahan mereka selalu ingat.”

QS. Al-Ahzab: 59, “Wahai Nabi, katakanlah kepada istri-istri, anak-anak perempuan dan istri-istri orang Mukmin, ‘Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.’ Yang demikian itu supaya mereka mudah dikenali, oleh sebab itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha pengampun lagi Maha Penyayang.”

QS. AL-Ahzab: 33, “Dan hendaklah engkau tetap di rumahmu dan janganlah berhias serta bertingkah laku seperti orang-orang jahiliyah dulu.”

QS. An-Nuur: 31, “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau Saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak- budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, Hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.”

An-Nuur (QS. 24: 1) “(Ini adalah) satu surat yang kami turunkan dan kami wajibkan (menjalankan hukum-hukum yang ada di dalamnya), dan kami turunkan di dalamnya ayat ayat yang jelas, agar kamu selalu mengingatinya.” 

Hal ini berarti hukum-hukum yang berada di surat itu adalah WAJIB [Ditinggalkan berdosa].

TIDAK ADA HUBUNGAN ANTARA PAKAI JILBAB DENGAN AKHLAK.

Jilbab itu WAJIB. Orang jahat juga HARUS berjilbab. Tapi setidaknya dengan berjilbab, muslimah jadi lebih berpikir dalam bertindak. Karena dia juga membawa atribut agamanya.

 photo jilbab-syari2_zpsyxnmtsa5.jpg

[Source : fb.com/PeduliJilbab]

Hakikatnya, tujuan berjilbab adalah menutup aurat. Menutupi diri supaya ga terlihat dr orang lain. Menjaga diri seutuhnya. Klo cosplay?

Seperti yang dijelaskan di awal, konsep berjilbab adalah MELINDUNGI DIRI, MENJAGA DIRI untuk TIDAK DILIHAT oleh yang bukan mahramnya [bukan yang berhak melihat]. Jadi sejak awal bercosplay sudah memiliki tujuan yg berbeda.

Aku nggak akan muna trus blg “Nggak kok, aku cuman pingin cosplay karakter kesayanganku aja. Aku nggak pingin dilihat orang.”

Kalau aku murni begitu, semua cosplay-ku akan bernasib spt cosu Hinamori Momo, Pendekar Harum, Reira Chef, Tokine, Byakko, Yi Dian Hong, Senzo. Aku cuma ambil foto di rumah. Edit fotonya, dan kubiarkan mengendap di HDD PC ku. Hanya beberapa anak Multiply cewek yang melihatnya dulu [itupun setelah mereka membujuk merayu dan janji nggak akan menyebarkannya].

Tapi aku ada niat lain di sini…. Aku INGIN orang lain MELIHAT aku suka karakter apa, siapa tahu bisa nemu temen se-fandom untuk fangirlingan bareng. Ya … sekali lagi … orang lain MELIHAT AKU COSPLAY. Saat itu aku seperti ditampar.

Oh … ternyata aku dengan cosplay memang sudah melanggar esensi jilbab sendiri. Sejak itu aku ga pernah bermulut manis sama orang yang tanya gimana cara cosu padahal dia berjilbab. Ada perbedaan mencolok tentang tujuan berjbab syar’i dan cosplay. Dan keduanya ga bs disatukan.

Sebelum lanjut, aku cuma mau bilang, aku berjilbab dan aku cosplayer. Aku cosplay pertama 1998. Photosession di rumah. Event pertamaku 2004 di Animonster Sound. Aduh nistanya aku bersanding di sebelah cosplayer dewi macam Orochi. Waktu itu, cmn make up seadanya, dan muka baru nangis akibat dubber Indonesia kesayanganku meninggal dunia.

 photo bayuHokutoanimonster_zpsyzhzltyv.jpg

Sampai 2008, aku masih pakai jilbab sebagai “rambut” karakter. Karena memang rambutnya msh simple. Yasuaki, Shin, Eisen, GO, Tantra, smua simple. Itu ada foto adikku [hassei] juga di sana.

 photo Restaurant_City_Cosplay_by_Double_G_zpso8illtkf.jpg photo Shin_Saint_Beast_Cosplay_by_Double_G_zps1mwyl95x.jpg photo Saint_Beast_Team_Cosplay_by_Double_G_zps3cl1tj96.jpg photo Ghost_Online_Cosplay_GJ_UI_08_by_Double_G_zpsiktznv1p.jpg photo JVo_Cosplay_Harukanaru_by_Double_G_zpsqcrff3h5.jpg photo Genbu_no_Shin_Gakuen_Version_1_by_Double_G_zpspr5juimq.jpg

Tahun 2009 aku jatuh cinta sama Fuuma no Kojiro Live action. Reira, Shien, jelas ga bs dibuat pake jilbab rambutnya. Saat itu aku mutusin pake wig di atas jilbab. Bergumul dlm batin sendiri apa wig itu diharamkan. Bukankah sintetis etc etc. Belum lagi, partner in crime-ku satu-satunya–adikku–yang juga cosplay hijab waktu itu, memutuskan mundur cosplay karena dia nggak berani pakai wig. Ini cosplay bersama kami yang terakhir.

 photo Merantau_Poster_Cosplay_by_Double_G_zpsmtrkjnb8.jpg photo Merantau_Cosplay_Ramadhan_Club_by_Double_G_zpst9dnze3i.jpg photo csi___case_4___me_or_you_by_double_g-d37yvm7_zpsqyz4lhbv.jpg

Ini pertama kali aku pakai Wig di atas jilbab [ 2 karakter di 1 phosesh dg wig pinjaman dari Hikka-neechan].

 photo Shien___Yasha_Shihouen_by_Double_G_zps9uycx9oo.jpg photo Shin_Saint_Beast_Cosplay_Wig_by_Double_G_zpsyq81f1wx.jpg

Aduh rasanya maluuuu banget. Rasanya kayak semua orang ngelihatin aku.  Apa reaksi orang kalau aku pake wig di atas jilbab? Apa mereka akan menghina aku sama seperti waktu aku make jilbab doank sebagai ganti wig?

Pergulatan batin itu akhirnya terbuka pelan-pelan. Tahun 2010 adl titik awal dimana do’a saya tentang “Apakah saya boleh cosplay?” perlahan terjawab. Dimulai dari pernikahan di 2011, punya anak di 2012 … Aku dijauhkan dari cosplay. Hanya itu yang bisa kusimpulkan dari do’a-do’aku.

Bajuku dipinjem, trus tas temen yg minjem dicolong beserta wig dan bajunya. Wig hilang beberapa saat pindah rumah, satu box make up hilang di event, menikah dan mendapat momongan di tahun berikutnya. Setelah punya anak, adaaa aja halangan kalau mau datang ke event, sakit pas mau event, etc etc. Sampai akhirnya 4 tahun berselang, 17 kostum BARU sudah saya buat, hanya 1 yg terpakai. Itupun HANYA 2 jam di HF 2014. Bubaaar. Ahahahah

Trus kenapa aku masih ngeyel cosplay dengan segala konsekuensinya? Karena aku masih belom kuat mengekang nafsuku. Salah seorang idolku di dunia art berkata kurleb, “Kita nggak perlu membungkus dosa dengan segala hal yang manis. Kita tetap melakukan dosa, krn kita KALAH melawan napsu sendiri. itu saja.”

Ini alasanku kenapa aku masih bercosplay dan mengapa menggunakan wig di atas jilbab.

Prinsipku, jilbab syar’i dan cosplay itu DUA hal yg tidak bisa disatukan. Aku nggak mau membuat orang beranggapan bahwa tidak berdosa orang berjilbab tapi cosplay.

Dan memang harus saya akui, pelanggaran yang saya lakukan BANYAK. Saya cosplay, saya suka berperan menjadi laki-laki.

Saya cosplayer yang berusaha SEMIRIP mungkin dengan aslinya semampu saya.

Itulah cosplay buat saya. Jadi dari awal saya cari karakter yang kostumnya pas dengan pakaian longgar dan tertutup meski itu laki-laki. Itu alasan saya sering crossplay. Dan alhamdulillah karakter yang saya suka, mayoritas tertutup., meski kebanyakan laki-laki

Bahkan saat saya hamil, dan ingin cosplay tokoh hamil, teman-teman membantu memberi saran banyak karakter. Dan pilihan saya jatuh ke Luce – Katekyo Hitman Reborn yang katanya personality-nya bahkan mirip denganku. Dan tentu aku mengedit bajunya supaya bisa kupakai. Tapi nggak fatal. Dan saya bisa tetap cosplay saat saya hamil [yang pas hamil 3 bulan malah jadi Medusa-Petshop of Horror tapi fotonya lom diedit-edit karena nggak sempet]

 photo luce_katekyo_hitman_reborn_cosplay_by_shirei_shou-d6csvdt_zps1vmbbti4.jpg

Saya berjilbab, dan bertanggung jawab terhadap sikap saya selain untuk diri sendiri juga pandangan orang lain terhadap jilbab yang saya pakai. Karenanya, saya sangat pemilih dalam mencari karakter yang saya cosplaykan. Saya sangat mengusahakan mencari karakter yang seenggaknya meski sifatnya centil, tapi bajunya ketutup. Karena yang saya bawa bukan cuman seorang debu macam Bayu Kristanti, tapi juga agama yang saya anut.

Saya menulis ini tidak bermaksud untuk menggurui. Saya hanya merasa sedih melihat betapa dipojokkannya cosplayer berjilbab oleh cosplayer berwig, dan sebaliknya.

Padahal kita sama-sama cosplayer … sama2 menekuni hobi yg sama? Apa nggak bisa berjalan seiring sejalan? Yang pake wig menghina yang jilbab ga mirip, yang berjilbab merasa suci telah bercosplay sesuai syariat.

Oh ayolah, kita sama-sama bercosplay. Kita sama-sama punya tujuan agar orang menikmati apa yg kita buat. Untuk MELIHAT diri kita yang terbalut kostum kebanggan yg dibuat/dibeli SUSAH PAYAH.

Aku males nimbrung drama-drama Cosu hijab vs Cosu seksi atau Cosu hijab pake kain vs cosu hijab di atas wig. AUK AH GELAP!

Buat aku, semuanya sama aja. Sekali lagi, Jilbab itu KEWAJIBAN muslimah. Ga da hub nya pake jilbab = akhlak sempurna.

Tapi seenggaknya, dengan berjilbab kita lebih berpikir untuk bertindak tanduk. Lebih berpikir untuk TIDAK MENYAKITI ORANG LAIN BAHKAN DENGAN KATA-KATA.

Ini pelajaran buat aku secara pribadi. Aku TIDAK akan pernah merasa lebih baik dr cosplayer seksi hanya karena aku berjilbab. Ya, dan karena JILBAB ITU KEWAJIBAN. Dan kalau memang aku mau melaksanakan jilbab secara kafah (totalitas), sudah tentu aku ga akan cosu sejak awal. Tp toh aku masih di sini. Berusaha cosplay meski aral rintangan datang bertubi-tubi. Kejadian “itu” (ga bs kuceritain) adalah salah satu peringatan Allah…. Peringatan Allah untukku.

Peringatan agar aku tetap rendah hati dan memandang masalah selalu dari kaca mata yang berbeda.

Semoga pertikaian di dunia cosu berkurang. Aamiin….

Yuk kita hargai keputusan orang lain. JANGAN anggap diri sendiri LEBIH BAIK dari yang lain. Karena kita nggak pernah tahu seberat apa perjuangan yang dia ambil untuk itu.

Hidup itu PILIHAN. Karena 1 langkah yg kita ambil adalah PILIHAN KITA SENDIRI.

Salat itu wajib. Yang ga salat, juga pilihannya sendiri.
Shaum Ramadan itu wajib, ga shaum juga pilihan sendiri.
Ada yang bilang gambar/musik/wig sintetis itu haram, ada yang bilang ga masalah. Tinggal pilih
mau yg mana.
Hidup itu PILIHAN. Ga perlu marah kalau pilihan orang beda dg pilihan kita kan?

Manusia tugasnya menyampaikan kebenaran DENGAN CARA SANTUN, BUKAN MENGUBAH.

Suka heran sama orang yang berantem hanya hanya pilihan dan jalan yang ditempuh orang lain beda dengan yang dipilihnya. Hey, cukup katakan saja pilihanmu, sisanya biar orang itu sendiri yang MEMILIH. Ga perlu berdebat, nyinyir apalagi berantem. Capek bacanya booo!!!!

HIDUP ITU PILIHAN… pilihanku, pilihanmu, pilihannya, bisa saja berbeda. Asal ga menyakiti pilihan yg lain, kurasa semua akan baik2 aja.

Toh di akherat, kita disidang MASING-MASING!!!

“Seorang mukmin itu bukanlah seorang yang tha’an, pelaknat, (juga bukan) yang berkata keji dan kotor.”(HR.Bukhari).

Sinbad-Magi itu ternyata 2010. Aku lom nikah sama suami meski yg motoin udah dia. ahahaha

 photo DSC_0736_zpsvw4dz0cs.jpg

Incoming search terms:

  • cosplay hijab (36)
  • Tutorial hijab cosplay (30)
  • saya cosplayer meninggal (22)
  • hijab cosplay tutorial (21)
  • hijab cosplay (18)
  • cosplayer hijab (18)
  • cosplay hijab tutorial (9)
  • hijab dengan wig (1)
  • hijab wig (1)
  • tidak berhijab pakai wig (1)
Be Sociable, Share!

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

15 thoughts on “Cosplay Hijab versus Cosplay Wig ala Shireishou

  • yuki

    Kak tanya dong.. wig di atas jilbab itu gimana caranya ya? Aku cosplayer. Tp kalau sehari2 hijabml. Hanya saja aku ga bisa mungkir kalau aku g bisa cosu hijab. Karena alasan hati. :”

  • @CosplayID

    Saya miris liat situasi belakangan ini, seharusnya bukan jd masalah klo mreka sama2 suka hobi yg sama , saya berharap cosplayer2 yg lbh senior bs beri nasehat dan pastinya akan bnyk didengar.

    Btw, moga tulisan ini bs membawa manfaat yg besar bg semua 🙂

    • Shireishou Post author

      Iya. Saya biasanya nggak pernah mau ikutan komen. Toh cuman sekedar hobi. Ngapain ribut sih?Tapi krn setiap ada drama soal jilbab cosplay ini, aku sering dimention. Akhirnya bikin blog wae lah…

      Lagipula, aku sebenernya cuman penisunan cosplay dan bukan cosplayer tenar or keren. Makanya mau nulis gini juga mikir. ahahaha

      Aku dari dulu cmn berharap, cosplayer2 Indonesia dan penyuka2nya, nggak perlu ribet. Cosplay is for fun… dan biarkan tetap begitu….

  • Za’im

    #bismillah
    Potongan surat diatas:
    “Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutup auratmu..”
    dsb.

    Ingin mengingatkan, kalau sebenarnya perintah dalam Islam bukan sekedar berhijab, tapi menutup aurat, tidak ketat, tidak menunjukkan lekuk tubuh.

    Kembali lagi, untuk apa sebenarnya perintah ini?
    Menghindari pandangan lawan jenis ataupun bahkan sesama jenis, yang dapat menimbulkan syahwat.

    Nah, kalau tetap menarik perhatian toh berarti percuma. Lah wong fungsi menutup aurat supaya menghindari pandangan, ini malah menarik pandangan. Nah lo.

    nb:
    1. Apa yang saya tulis di sini bersifat SUBJEKTIF
    dan BUKAN merupakan paduan kebenaran sejati.
    2. Segala yang salah dari saya pribadi, dan benar
    hanya dari Allah SWT.
    6. Saya menulis BUKAN untuk menghakimi. Saya
    hanya SHARING pendapat saya secara pribadi.
    #peace #hanyamengingatkan #semogakedepannyalebihbaiklagiaamiin

  • zikrie ruford

    Mbaa.. aq kangen banget dengan dirimu.. udah ga pernah ketemu lagi.. huhu… aq baru liat yg sinbad, kereeennn… >_<
    Btw rasanya permasalahan kyk gini udh ada dr dulu y, tp mungkin krn dlu media penyampaian nya terbatas, jadi ga se booming skrg.. thx sharing2 ny mba.. ^^b

    • Shireishou Post author

      apa kabar cantik? maaf baru reply….. Aku dah pensiun lah bs dibilang. skrg aktifnya ke event2 komik. tp buka booth. nggak cosplay. ^^

      Have a great day ya say… Sukses terus dg semua kegiatannya

  • kurrrr

    kak, keren bgt deh cosplaynya? mau tanya dong, jadi kalo make wig diatas jilbab itu, jilbab yg buat jadi dalemannya ky gimana? trus tips biar wig nya ga lari2/licin pas dpake diatas jilbab gmn

  • kurrr

    kak, keren banget deh cosplaynya 😀
    mau tanya dong, jadi kalo make wig diatas jilbab itu, jilbab yang buat jadi dalemannya ky gimana (jenisnya apa)?
    trus tips biar wignya ga licin/lari2 pas dipake diatas jilbab itu gimana

  • ^^

    lega rasanya, ada yang sepemikiran dengan saya 🙂
    Semoga semakin banyak manusia dengan cara pandang yang membawa kedamaian kpd seluruh umat manusia.